Today you can download FREE Service Programs:
Epson Stylus Color type 480,580,680,777,780,790,860,1160,61,62,70,825
830,870,890,950,1270,1280, printer service program download (336) FREE!
This is the most downloads for reseters ( according to my downloads count )Just download at this link :
stylus photo C67 Download Free
stylus photo 510 Download Free
stylus cx3900 Download Free
stylus Photo R210 Download Free
stylus Photo R310 Download Free
stylus Photo C58 Download Free
stylus C60 Download Free
stylus Photo C59 Download Free
stylus Photo C20,40 Download Free
stylus Photo C41,42,43,44,45,46 Download Free
stylus Photo C61,62 Download Free
stylus photo C63,64 Download Free
stylus photo 83,84,85 Download Free
stylus photo C67,68 Download Free
stylus photo C65 Download Free
stylus Color 580 Download Free
stylus Color 680,777 Download Free
stylus photo C80,70 Download Free
stylus Color 780,790 Download Free
stylus Color 925 Download Free
stylus Color 1520,3000Download Free
stylus Collor 880 Download Free
Saturday, April 5, 2008
Resetter Stylus Epson
Labels:
Epson Stylus
Friday, April 4, 2008
Reset Canon Pixma iP1000
INDIKASI "WASTE FULL ERROR"
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1. Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang,
pada saat power off (tanpa listrik) tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri) kemudian
berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan, tekanlah tombol resume
(sebelah kanan) 2 kali, kemudian lepaskan tombol power,
dan tunggulah beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan adanya error
berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila masih ada indikasi error lain
silahkan cek apakah printhead cartridge sudah terpasang,
atau cobalah cek indikasi kode error tersebut.
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset, perlu diperhatikan bahwa program GeneralTool tidak dapat digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer yang ada dan lakukan restart pada komputer, apabila port belum terhapus silahkan hilangkan melalui root didalam registry Windows.
2. Apabila diperlukan inisialisasi tipe printer tekanlah tombol "iP1000" didalam kotak "SET
DESTINATION", inisialisasi ini diperlukan apabila terjadi kesalahan tipe printer dimana tipeprinter tidak sesuai dengan daerah pemasaran (market area) atau tidak sesuai dengan kondisi asli (lihat tipe printer yang tertera di cover printer), silahkan cek tipe printer dengan menekan tombol "DEVICEID" didalam kotak "GET DEVICE ID".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR", selanjutnya lakukan test pattern dengan
menekan tombol "TEST PATTERN 1" atau "TEST PATTERN 3", dimana "TEST PATERN 1" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna), "TEST PATTERN 3" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test printhead untuk nozzle hitam.
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik, tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benar mati. Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai (tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip. Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROMINFORMATION", pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 10%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer. Selanjutnya printer akan masukpada tahap printhead cleaning kedua. Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page" yang sudah disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau),
disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times
Paper jam (kertas macet), apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan kertas dengan photo
sensor pada PCB.
Blinking 6 Times
No cartridge installed (tidak ada printhead cartridge), apabila
berkelanjutan cobalah cek terminal yang menghubungkan printhead
cartridge dengan carriage, atau cek kondisi kabel ribbon.
Blinking 7 Times
Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times
Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual Reset
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1. Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang,
pada saat power off (tanpa listrik) tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri) kemudian
berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan, tekanlah tombol resume
(sebelah kanan) 2 kali, kemudian lepaskan tombol power,
dan tunggulah beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan adanya error
berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila masih ada indikasi error lain
silahkan cek apakah printhead cartridge sudah terpasang,
atau cobalah cek indikasi kode error tersebut.
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset, perlu diperhatikan bahwa program GeneralTool tidak dapat digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer yang ada dan lakukan restart pada komputer, apabila port belum terhapus silahkan hilangkan melalui root didalam registry Windows.
2. Apabila diperlukan inisialisasi tipe printer tekanlah tombol "iP1000" didalam kotak "SET
DESTINATION", inisialisasi ini diperlukan apabila terjadi kesalahan tipe printer dimana tipeprinter tidak sesuai dengan daerah pemasaran (market area) atau tidak sesuai dengan kondisi asli (lihat tipe printer yang tertera di cover printer), silahkan cek tipe printer dengan menekan tombol "DEVICEID" didalam kotak "GET DEVICE ID".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR", selanjutnya lakukan test pattern dengan
menekan tombol "TEST PATTERN 1" atau "TEST PATTERN 3", dimana "TEST PATERN 1" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna), "TEST PATTERN 3" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test printhead untuk nozzle hitam.
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik, tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benar mati. Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai (tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip. Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROMINFORMATION", pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 10%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer. Selanjutnya printer akan masukpada tahap printhead cleaning kedua. Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page" yang sudah disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau),
disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times
Paper jam (kertas macet), apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan kertas dengan photo
sensor pada PCB.
Blinking 6 Times
No cartridge installed (tidak ada printhead cartridge), apabila
berkelanjutan cobalah cek terminal yang menghubungkan printhead
cartridge dengan carriage, atau cek kondisi kabel ribbon.
Blinking 7 Times
Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times
Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual Reset
Reset Canon Xnu i320 dan i255 dan 355
INDIKASI "WASTE FULL ERROR"
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak 8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk
inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1. Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang,
pada saat power off (tanpa listrik) tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri)
kemudian berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan,
tekanlah tombol resume (sebelah kanan) 2 kali,
kemudian lepaskan tombol power, dan tunggulah
beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan
adanya error berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila masih
ada indikasi error lain silahkan cek apakah printhead
cartridge sudah terpasang, atau cobalah cek indikasi kode error tersebut.
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset,
perlu diperhatikan bahwa program GeneralTool tidak dapat
digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port
USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer
yang ada dan lakukan restart pada komputer,
apabila port belum terhapus silahkan hilangkan
melalui root didalam registry Windows.
2. Lakukan inisialisasi ulang tipe printer sekaligus
memberikan nilai default awal untuk waste counter,
tekanlah tombol "1" (untuk market asia non japan) didalam kotak "SET DESTINATION".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR" untuk
menghapus data EEPROM sekaligus memberikan nilai default
awal setelah data dihapus, selanjutnya lakukan test pattern dengan menekan
tombol "TEST PATTERN 1". "TEST PATERN 1"
akan memberikan printout data EEPROM dan
melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna).
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik,
tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benarmati.
Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer
dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai
(tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip.
Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION",
pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 7%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer.
Selanjutnya printer akan masuk pada tahap printhead cleaning kedua.
Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data
EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page"
yang suda disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau),
disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times Paper jam (kertas macet),
apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan
kertas dengan photo sensor pada PCB.
Blinking 6 Times No cartridge installed (tidak ada printhead cartridge), apabila
berkelanjutan cobalah cek terminal yang menghubungkan printhead
cartridge dengan carriage, atau cek kondisi kabel ribbon.
Blinking 7 Times Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual reset
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak 8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk
inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1. Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang,
pada saat power off (tanpa listrik) tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri)
kemudian berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan,
tekanlah tombol resume (sebelah kanan) 2 kali,
kemudian lepaskan tombol power, dan tunggulah
beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan
adanya error berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila masih
ada indikasi error lain silahkan cek apakah printhead
cartridge sudah terpasang, atau cobalah cek indikasi kode error tersebut.
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset,
perlu diperhatikan bahwa program GeneralTool tidak dapat
digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port
USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer
yang ada dan lakukan restart pada komputer,
apabila port belum terhapus silahkan hilangkan
melalui root didalam registry Windows.
2. Lakukan inisialisasi ulang tipe printer sekaligus
memberikan nilai default awal untuk waste counter,
tekanlah tombol "1" (untuk market asia non japan) didalam kotak "SET DESTINATION".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR" untuk
menghapus data EEPROM sekaligus memberikan nilai default
awal setelah data dihapus, selanjutnya lakukan test pattern dengan menekan
tombol "TEST PATTERN 1". "TEST PATERN 1"
akan memberikan printout data EEPROM dan
melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna).
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik,
tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benarmati.
Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer
dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai
(tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip.
Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION",
pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 7%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer.
Selanjutnya printer akan masuk pada tahap printhead cleaning kedua.
Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data
EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page"
yang suda disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau),
disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times Paper jam (kertas macet),
apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan
kertas dengan photo sensor pada PCB.
Blinking 6 Times No cartridge installed (tidak ada printhead cartridge), apabila
berkelanjutan cobalah cek terminal yang menghubungkan printhead
cartridge dengan carriage, atau cek kondisi kabel ribbon.
Blinking 7 Times Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual reset
Reset Canon ip1880 dan 1100 dan 2500
For the user of printer IP1880 and like refill cartridge and it was blinking, Here the software and tools to reset the printer . As information, this resetter could not change ink level status indicator. Perhaps there was design like this from Canon . So the method was disappear indicator for ink level.
First download the software here, then follow these instruction.
1. Driver must be install corectly.
2. Connect the cabel
3. Then, before you take power cable
press and hold power button and put power cabel to electrict
4. Hold power button, press reject button twice then let the power button.
5. do the reset program you've been download.
6. Don't forget to open Lock Release in program
( Note : To see lock release menu, min your window resolution is
1024 x 728 )
7. then choose set destination to ip1880
8. Check CLEANING and EEPROM CLEAR
9. then click MAIN and PLATEN
10.if you done the step above, then do TES PATTERN1
Note : The step above could be use to IP 1100, 1800 and 2500 series How to reset is same.
Download Reset Canon Ip1880 Download
First download the software here, then follow these instruction.
1. Driver must be install corectly.
2. Connect the cabel
3. Then, before you take power cable
press and hold power button and put power cabel to electrict
4. Hold power button, press reject button twice then let the power button.
5. do the reset program you've been download.
6. Don't forget to open Lock Release in program
( Note : To see lock release menu, min your window resolution is
1024 x 728 )
7. then choose set destination to ip1880
8. Check CLEANING and EEPROM CLEAR
9. then click MAIN and PLATEN
10.if you done the step above, then do TES PATTERN1
Note : The step above could be use to IP 1100, 1800 and 2500 series How to reset is same.
Download Reset Canon Ip1880 Download
Reset Canon IP1300 dan IP1700

IP1300 dan IP1700
- Turn off printer, then take out power cable.
- Press and hold Power button (use your finger to hold power button).
- Take in Power.
- Use the middle finger to press resume button twice
- Let your finger from power button.
- You've been finished the first step reset Ink Tank Full Error (Power lamp blinking).
Second step (Reset Software) become Permanent.
- Make sure attribut semua file bebas dari Read Only.
- Do GeneralTool.exe
GeneralTool iP1300 and iP1700 - At USB Port choose your printer.
- Click Lock Release button
- Choose (check) EEPROM CLEAR
- Provide blank paper kertas kosong to print. then click Test Pattern 1 button
- Finish. Printer IP1300 and IP1700 will be normally
Pixma ip1300 & ip1700 Download
Labels:
Canon Pixma iP1300,
Pixma iP1600,
Pixma iP1700
Thursday, April 3, 2008
Reset Canon iP1200 dan IP1600 2200

The methods to Reset Ink Tank Full Error Canon IP1200 and First step (Reset Hardware)
1. Turn off printer, then take out power cable.
2. Press and hold Power button (use your finger to hold power button).
3. Taken in Power cable.
4. Use middle finger to press Resume button twice.
5. let your finger from Power button.
6. You finished First step to reset Ink Tank Full Error ( power lamp blinking).
Second step (Reset Software) be Permanent.
1. Download IP1200 & 1600 Resetter here
2. Ekstract / Unrar di folder C:\IP1200
3. Make sure the utility of all file free from from Read Only.
4. Do GeneralTool.exe
5. In USB Port choose your Port printer.
6. Choose (check) EEPROM CLEAR
7. Supply blank paper to print.
Then click Test Pattern 1 button
8. Finish. Your Printer IP1200 and IP1600 be normally
Manual Reset canon IP1200 1600 2200 Download
Reset Canon iP1500
INDIKASI "WASTE FULL ERROR"
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter (main waste & platen waste) sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak 8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1। Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang, pada saat power off (tanpa listrik)
tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri) kemudian berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan, tekanlah tombol resume (sebelah kanan) 2 kali,
kemudian lepaskan tombol power, dan tunggulah beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan adanya error berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila
masih ada indikasi error lain silahkan cek apakah printhead cartridge sudah terpasang, atau cobalahcek indikasi kode error tersebut।
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset, perlu diperhatikan bahwa programGeneralTool tidak dapat digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer yang ada dan lakukan restart pada komputer, apabila port belum terhapus silahkan hilangkan melalui root didalam registry Windows.
2. Apabila diperlukan inisialisasi tipe printer tekanlah tombol "iP1500E" (untuk market asia non japan)
didalam kotak "SET DESTINATION", inisialisasi ini diperlukan apabila terjadi kesalahan tipe
printer dimana tipe printer tidak sesuai dengan daerah pemasaran (market area) atau tidak sesuai dengan kondisi asli (lihat tipe printer yang tertera di cover printer), silahkan cek tipe printer dengan menekan tombol "DEVICE ID" didalam kotak "GET DEVICE ID".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR", selanjutnya lakukan test pattern dengan
menekan tombol "TEST PATTERN 1" atau "TEST PATTERN 3", dimana "TEST PATERN 1" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna), "TEST PATTERN 3" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test printhead untuk nozzle hitam.
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik, tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benar mati. Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai (tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip. Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION", pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 10%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer. Selanjutnya printer akan masuk pada tahap printhead cleaning kedua. Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page" yang sudah disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
WASTE COUNTER RESET
Nilai waste counter (D) dalam prosentase merupakan gabungan dari main waste dan platen waste, reset dapat dilakukan secara terpisah dimana nilai "Dd" mengindikasikan nilai main waste (satuan mg) dengan nilai maksimal 135200mg (100%) dan "Ds" mengindikasikan nilai platen waste (satuan mg) dengan nilai maksimal 7600mg (100%). Silahkan cek penyebab error dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION".
Tekan tombol "MAIN" didalam kotak "CLEAR WASTE INK COUNTER" untuk reset nilai main waste, dan tombol "PLATEN" digunakan untuk reset nilai platen waste. Kedua tombol tersebut tidak akan menghapus seluruh data EEPROM termasuk data jumlah kertas yang telah dicetak. Proses reset ini tidak tidak akan menginisialisasi ulang data EEPROM, hasilnya tidak melalui tahap printhead cleaning yang terjadi 2 kali pada EEPROM RESET.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau), disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times Paper jam (kertas macet), apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan kertas dengan photo
sensor pada PCB.
Blinking 4 Times Ink tank not installed (tangki tinta tidak terpasang).
Blinking 5 Times Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual reset KB
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter (main waste & platen waste) sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak 8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1। Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang, pada saat power off (tanpa listrik)
tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri) kemudian berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan, tekanlah tombol resume (sebelah kanan) 2 kali,
kemudian lepaskan tombol power, dan tunggulah beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan adanya error berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila
masih ada indikasi error lain silahkan cek apakah printhead cartridge sudah terpasang, atau cobalahcek indikasi kode error tersebut।
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset, perlu diperhatikan bahwa programGeneralTool tidak dapat digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer yang ada dan lakukan restart pada komputer, apabila port belum terhapus silahkan hilangkan melalui root didalam registry Windows.
2. Apabila diperlukan inisialisasi tipe printer tekanlah tombol "iP1500E" (untuk market asia non japan)
didalam kotak "SET DESTINATION", inisialisasi ini diperlukan apabila terjadi kesalahan tipe
printer dimana tipe printer tidak sesuai dengan daerah pemasaran (market area) atau tidak sesuai dengan kondisi asli (lihat tipe printer yang tertera di cover printer), silahkan cek tipe printer dengan menekan tombol "DEVICE ID" didalam kotak "GET DEVICE ID".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR", selanjutnya lakukan test pattern dengan
menekan tombol "TEST PATTERN 1" atau "TEST PATTERN 3", dimana "TEST PATERN 1" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna), "TEST PATTERN 3" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test printhead untuk nozzle hitam.
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik, tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benar mati. Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai (tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip. Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION", pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 10%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer. Selanjutnya printer akan masuk pada tahap printhead cleaning kedua. Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page" yang sudah disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
WASTE COUNTER RESET
Nilai waste counter (D) dalam prosentase merupakan gabungan dari main waste dan platen waste, reset dapat dilakukan secara terpisah dimana nilai "Dd" mengindikasikan nilai main waste (satuan mg) dengan nilai maksimal 135200mg (100%) dan "Ds" mengindikasikan nilai platen waste (satuan mg) dengan nilai maksimal 7600mg (100%). Silahkan cek penyebab error dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION".
Tekan tombol "MAIN" didalam kotak "CLEAR WASTE INK COUNTER" untuk reset nilai main waste, dan tombol "PLATEN" digunakan untuk reset nilai platen waste. Kedua tombol tersebut tidak akan menghapus seluruh data EEPROM termasuk data jumlah kertas yang telah dicetak. Proses reset ini tidak tidak akan menginisialisasi ulang data EEPROM, hasilnya tidak melalui tahap printhead cleaning yang terjadi 2 kali pada EEPROM RESET.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau), disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times Paper jam (kertas macet), apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan kertas dengan photo
sensor pada PCB.
Blinking 4 Times Ink tank not installed (tangki tinta tidak terpasang).
Blinking 5 Times Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
cara reset : Manual reset KB
Reset Canon Xnu i255 dan I350 i355
INDIKASI “WASTE FULL ERROR”
Lampu warna orange dan hijau hidup secara bergantian sebanyak 7 kali dengan spasi warna hijau, mengindikasikan bahwa waste counter sudah lebih dari 100%, ini adalah kondisi terakhir setelah peringatan operator call error dengan kode lampu orange berkedip tanpa diselingi warna hijau sebanyak 8 kali.
SERVICE MODE
Dalam keadaan error maka printer dalam kondisi sibuk dan tidak siap dilakukan inspeksi, langkah awal untuk inspeksi diharuskan memasukkan printer pada mode service dengan cara sebagai berikut:
1. Dalam kondisi printer mati dengan printhead catridge terpasang, pada saat power off (tanpa listrik) tekan dan tahan tombol power (sebelah kiri) kemudian berikan power (masukkan kabel listrik).
2. Dalam kondisi tombol power masih tertekan, tekanlah tombol resume (sebelah kanan) 2 kali, kemudian lepaskan tombol power, dan tunggulah beberapa saat setelah lampu tidak berkedip.
3. Setelah lampu tidak mengindikasikan adanya error berarti printer siap untuk diinspeksi, apabila masih ada indikasi error lain silahkan cek apakah printhead cartridge sudah terpasang, atau cobalah cek indikasi kode error tersebut.
EEPROM RESET
1. Silahkan pilih nomor port USB dari printer yang akan direset, perlu diperhatikan bahwa programGeneralTool tidak dapat digunakan apabila nomor port melebihi batas tertentu (20 port), apabila port USB sudah melebihi batas cobalah untuk menghapus printer-printer yang ada dan lakukan restart pada komputer, apabila port belum terhapus silahkan hilangkan melalui root didalam registry Windows.
2. Apabila diperlukan inisialisasi tipe printer tekanlah tombol didalam kotak "SET DESTINATION", inisialisasi ini diperlukan apabila terjadi kesalahan tipe printer dimana tipe printer tidak sesuai dengan daerah pemasaran (market area) atau tidak sesuai dengan kondisi asli (lihat tipe printer yang tertera di cover printer), silahkan cek tipe printer dengan menekan tombol "DEVICE ID" didalam kotak "GET DEVICE ID".
3. Berikan tanda cek pada pilihan "EEPROM CLEAR", selanjutnya lakukan test pattern dengan menekan tombol "TEST PATTERN 1" atau "TEST PATTERN 2", dimana "TEST PATERN 1" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test prinhead untuk semua nozzle (hitam dan warna), "TEST PATTERN 2" akan memberikan printout data EEPROM dan melakukan test printhead untuk nozzle hitam.
4. Matikan printer dan cabutlah kabel listrik, tunggu beberapa saat untuk memastikan printer benar-benar mati. Siapkan tank berisi tinta penuh dan selanjutnya hidupkan kembali printer dan tunggu beberapa saat setelah proses printhead cleaning selesai (tahap printhead cleaning pertama) dan lampu hijau tidak berkedip. Silahkan cek nilai waste counter dengan menekan tombol "EEP-ROM INFORMATION", pastikan nilai waste counter (nilai D) tidak melebihi 10%.
5. Matikan printer, tunggu beberapa saat dan hidupkan kembali printer. Selanjutnya printer akan masuk pada tahap printhead cleaning kedua. Silahkan lakukan test pattern untuk menampilkan printout data EEPROM (tanpa "CLEAR EEPROM") dan juga cobalah lakukan "Test Print Page" yang sudah disediakan oleh Windows melalui properties dari printer bersangkutan.
REFERENSI
Operator Call Error (Lampu orange berkedip tanpa diselingi lampu hijau), disediakan untuk user.
KODE ERROR INDIKASI/RESOLUSI
Blinking 2 Times Paper out (tidak ada kertas).
Blinking 3 Times Paper jam (kertas macet), apabila berkelanjutan cobalah cek sensor
kertas berupa tuas (warna hitam) mengubungkan kertas dengan photo
sensor pada PCB.
Blinking 6 Times No cartridge installed (tidak ada printhead cartridge), apabila
berkelanjutan cobalah cek terminal yang menghubungkan printhead
cartridge dengan carriage, atau cek kondisi kabel ribbon.
Blinking 7 Times Cartridge installed improperly (printhead cartridge terpasang tidak
benar), kemungkinan dikarenakan prinhead cartridge salah atau terjadi
kerusakan pada EEPROM printhead cartridge).
Blinking 8 Times Waste ink full warning (peringatan sebelum error nilai waste counter
melebihi 100%).
Sofware reset :General Tools software
Cara reset : Manual Reset
Subscribe to:
Posts (Atom)
